Inilah 33 Ide Usaha Dan Ide Bisnis

Kreativitas merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam berbisnis. Apalagi, kini banyak bisnis yang hanya muncul sesaat dan segera kehilangan peminat. Salah satu alasan utamanya karena kurangnya inovasi ide bisnis yang mereka tawarkan.

Untuk mempertahankan sebuah usaha, Anda perlu memiliki ide bisnis yang tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen, tetapi juga membedakan Anda dari kompetitor. Nah, artikel ini akan mengajak Anda untuk melihat 30+ ide bisnis kreatif yang bisa dijadikan inspirasi. Selamat membaca!

33 Ide Usaha Dan Ide Bisnis Kreatif

Di bawah ini kami membahas lebih dari 30 ide bisnis kreatif yang meliputi berbagai industri — dari kuliner hingga digital. Perlu Anda ketahui bahwa beberapa dari usaha ini memerlukan keahlian tersendiri yang tidak dapat dipelajari dalam waktu singkat, seperti desain, musik, dan memasak. Oleh karenanya, Anda perlu mempertimbangkan ilmu yang dimiliki sebelum memulainya.

  1. Camilan Unik

Bisnis camilan memang terdengar umum, tetapi selalu ada hal baru yang bisa dilakukan agar beda dari produsen lainnya. Coba saja Anda perhatikan. Dari tahun ke tahun pasti ada saja jenis camilan unik yang menjadi populer.

Salah satu contohnya merupakan berbagai camilan dengan bumbu rasa telur asin yang digemari masyarakat beberapa tahun belakangan. Bahkan, salah satu brand produsen makanan ringan tersebut, Irvins Salted Egg, telah dikenal di pasar Asia Tenggara.

Seperti contoh tersebut, Anda tidak harus menciptakan ide cemilan yang sepenuhnya baru agar beda dari yang lain. Camilan yang unik bisa saja merupakan inovasi dari makanan lain yang sudah ada. Selain mudah dilakukan, ide bisnis ini bisa dilakukan siapa saja tanpa mengganggu aktivitas utama. Oleh karena itu, Anda bisa menjadikannya pekerjaan sampingan.

Camilan seperti keripik kaca dan makaroni pedas sedang banyak digemari oleh masyarakat. Anda bisa mulai berbisnis dengan menjual camilan seperti ini. Anda juga bisa berinovasi dengan memodifikasi camilan yang sudah ada sebelumnya. Bisnis camilan unik seperti ini juga bisa dikatakan ide bisnis yang cocok untuk mahasiswa.

  1. Katering Sehat

Katering atau jasa boga merupakan salah satu bentuk bisnis yang sudah ada sejak lama dan umum di masyarakat. Saking umumnya, mungkin ada beberapa dari Anda yang memiliki kerabat atau teman yang menjalankan bisnis ini.

Namun, Anda juga bisa membuka bisnis katering non-konvensional. Katering sehat merupakan salah satu contohnya.

Makanan yang disediakan katering sehat biasanya disesuaikan dengan kebutuhan gizi pelanggannya. Misalnya, seseorang yang melakukan diet mayo akan ditawarkan menu-menu dengan kandungan garam yang rendah.

Oleh karena itu, bisnis ini mengharuskan Anda untuk memiliki pengetahuan yang mendalam tentang kondisi kesehatan dan gizi makanan. Jika tidak, Anda perlu bekerjasama dengan ahli gizi.

Katering jenis ini memang sedang digandrungi di kota-kota besar. Gorry Gourmet, contohnya, merupakan jasa katering sehat asal Jakarta yang menyediakan menu untuk berbagai kondisi kesehatan, termasuk diabetes dan kanker.

Walau demikian, pasar katering sehat belum begitu ramai di daerah-daerah lain.  Ini merupakan saat yang tepat bagi Anda untuk menjadi seorang pelopor.

  1. Sayuran dan Bahan Makanan Siap Masak

Kesibukan masyarakat yang kini kian meningkat menimbulkan kecenderungan untuk bersantap di luar rumah. Padahal, orang bisa lebih berhemat dengan memasak sendiri — terutama bagi yang sudah berkeluarga.

Akan tetapi, tidak semua orang memiliki cukup waktu untuk berbelanja dan menyiapkan masakan di rumah.

Berawal dari permasalahan ini, Anda bisa membuka usaha bahan masakan siap masak yang belum dikenal secara umum di Indonesia.

Kesulitan membayangkan konsepnya? Anda bisa melihat apa yang sudah dilakukan iCook.

Usaha kuliner asal Malang ini menawarkan berbagai menu masakan, tetapi dalam kondisi belum dimasak. Kendati demikian, bahan-bahannya sudah dibersihkan, dipotong, dan ditakar. Intinya, konsumen hanya tinggal memasaknya.

Bagi Anda yang suka memasak atau menciptakan menu sendiri, tentunya ide bisnis ini tidak boleh dilewatkan.

  1. Usaha Roti dan Kue

Mungkin Anda akan bertanya, “mengapa roti dan kue termasuk ide bisnis kreatif?”

Alasannya sama dengan yang telah disebut di pembahasan mengenai bisnis camilan unik tadi. Meskipun sudah banyak bakery yang memiliki nama, ada banyak kreasi baru yang dapat Anda ciptakan. Kuncinya merupakan kreatifitas. Babe Bakery, misalnya. Usaha bakery asal Jakarta ini menawarkan beragam pilihan roti tanpa pengawet ide yang masih jarang ditemui.

  1. Jual Barang Antik

Tak sedikit orang dari kalangan lanjut usia yang rindu akan produk-produk atau teknologi zaman lawas karena ingin bernostalgia. Ada juga kawula muda yang memiliki selera antik. Bahkan, Anda juga bisa menemukan banyak komunitas barang tempo dulu. Oleh karena itu, bisnis jual beli barang antik saat ini masih relevan.

Sebelum mencoba ide bisnis ini, ada beberapa hal yang perlu diketahui — terutama apabila Anda belum pernah mengenal pasar barang antik.

Pertama, Anda perlu dekat dengan orang atau komunitas kolektor barang dengan nuansa kuno. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui jenis barang apa saja yang biasanya laku.

Beberapa contoh benda antik yang sering dicari merupakan otomotif, perabot, dan kamera analog. Namun, tidak jarang juga kolektor yang mengincar barang-barang elektronik dari masa lampau untuk dekorasi semata seperti televisi, radio, dan telepon.

Nah, dengan mendekati penggemar benda-benda tersebut, Anda tidak hanya bisa mempelajari kondisi pasar, tetapi juga mencari koleksi barang untuk dijual di lapak sendiri. Karena komunitas barang antik cukup eksklusif, hal ini menjadi sebuah kewajiban bagi penjajanya.

  1. Produk Daur Ulang

Seperti yang telah diketahui, sampah telah menjadi masalah lingkungan yang sangat serius. Padahal, ada banyak jenis sampah dan limbah produksi yang masih dapat dikreasikan menjadi produk lain. Di antaranya merupakan kaleng minuman, aneka plastik, dan potongan kain sisa produksi pakaian.

Ada banyak produk daur ulang yang dapat dihasilkan dari beragam jenis sampah tersebut. Anda pun tidak harus mendaur ulangnya menjadi produk yang sama. Dari sebuah hasil daur ulang, Anda bisa menciptakan barang-barang baru seperti kerajinan tangan.

Bardiju merupakan salah satu contoh bisnis daur ulang yang bisa Anda jadikan inspirasi. Berbasis di Jakarta Barat, usaha ini menyulap berbagai jenis kertas bekas menjadi kartu nama, amplop, dan bahkan lampion tali.

Dalam mengumpulkan bahan daur ulang Bardiju tidak hanya mencari sendiri, tetapi juga menerima donasi beragam kertas bekas. Menarik bukan? Selain membantu orang lain, ide bisnis ini bisa Anda contoh untuk meningkatkan kesadaran orang akan perlunya gaya hidup daur ulang.

  1. Kerajinan Rotan

Bisnis kerajinan berbahan dasar rotan memang bukan hal baru. Akan tetapi, Anda tidak perlu mengikuti tren produk yang sudah ada.

Native Borneo merupakan salah satu produsen kerajinan karpet rotan yang melakukan cara tersebut. Selain karpet yang jadi unggulannya, produk yang dijual berbagai macam, dari dekorasi dinding hingga meja dan kursi lipat. Desain masing-masing barang pun unik dan jarang ditemui di produsen lain.

Nah, Anda pun dapat merintis usaha kerajinan rotan seperti contoh tersebut. Meskipun pelaku bisnis dalam industri ini sudah banyak, Anda dapat berinovasi dengan menciptakan barang-barang yang belum pernah dibuat dengan rotan.

  1. Florist

Apakah Anda suka merawat tanaman berbunga? Jika ya, membuka usaha florist atau toko bunga bisa menjadi ide bisnis yang menjanjikan. Tidak hanya sekedar menjual bunga, tetapi juga mendesain dan merangkai buket.

Meski jasa ini bisa ditemukan di mana-mana, permintaan buket tidak pernah berkurang. Apalagi ketika musim wisuda. Dijamin bisnis Anda akan dicari-cari pelanggan.

Akan tetapi, memanfaatkan momen-momen seperti itu tidaklah cukup. Anda juga perlu memperluas cakupan usaha Anda, seperti Meme Florist yang menerima pengiriman ke berbagai daerah.

Ditambah dengan jenis buket atau papan bunga yang disesuaikan untuk berbagai acara, bisnis florist Anda akan mendatangkan banyak pelanggan.

  1. Scrap Frame

Ketika berbicara mengenai bisnis frame, mungkin yang ada di pikiran Anda merupakan pigura kayu yang pengrajinnya bisa ditemukan dengan mudah.

Namun, barangkali Anda belum pernah mendengar tentang usaha scrap frame. Kerajinan ini memang berbentuk bingkai, tetapi isinya tidak sekedar foto atau lukisan.

Alih-alih, pembuat scrap frame memadukan gambar dengan kertas atau kain yang dijadikan seni tiga dimensi untuk membuatnya lebih menarik.

Salah satu pegiat bisnis ini merupakan rumah kertas. Desain scrap frame yang dihasilkan bisnis ini dipersonalisasikan untuk berbagai kebutuhan, termasuk ucapan terimakasih, kado pernikahan, dan hadiah ulang tahun.

Nah, bagi Anda yang hobi membuat kerajinan tangan dengan bahan kertas, ide bisnis ini patut dicoba karena belum begitu banyak orang yang melakoninya.

  1. Desain Uang Mahar

Tidak sedikit pasangan yang ingin mahar pernikahannya terlihat unik. Hal tersebut mendorong kemunculan ide jasa desain uang mahar.

Seperti bisnis scrap frame, usaha desain uang mahar juga membutuhkan orang dengan keterampilan dalam membuat kerajinan dari kertas, kain, dan pernak-pernik lainnya.

Kreasi dari bahan-bahan tersebut digunakan untuk menghias uang mahar pengguna jasa, lalu dimasukkan ke dalam sebuah bingkai agar terjaga kerapiannya.

Meskipun untuk mahar pernikahan, Anda tidak perlu menggunakan uang asli dalam desain yang dibuat. Dengan uang mainan, misalnya, Anda justru dapat membuat desain unik dengan “uang” tersebut. Contohnya dengan melipatnya atau memotongnya untuk membuat objek-objek yang diinginkan.

  1. Suvenir Pernikahan Custom

Bagi yang sering diundang ke pesta pernikahan, Anda mungkin merasa suvenir yang diberikan kepada para tamu memiliki desain yang kurang variatif.

Ini bisa Anda jadikan inspirasi untuk memulai bisnis suvenir pernikahan yang tidak biasa, seperti Biebie Gift.

Selain menyediakan berbagai jenis cinderamata unik seperti pouch earphone dan bingkai foto, produsen tersebut juga menerima jasa kustomisasi suvenir pernikahan — tentunya dengan kisaran harga per produk dan batas minimal pesanan yang telah ditentukan.

  1. Clothing Line

Mungkin Anda akan heran mengapa membuka clothing line termasuk dalam daftar ide bisnis kreatif, terutama karena pelaku usahanya sudah banyak.

Akan tetapi, tidak sedikit orang tanpa pengalaman yang mampu membawa clothing line rintisan mereka ke kesuksesan dalam industri ini.

Salah satunya merupakan pemilik brand Pulchra Gallery, yang memulai bisnisnya pada tahun 2013. Walau tidak memiliki latar belakang desain fashion, ia berjuang untuk mendalami skill tersebut. Alhasil, bisnis yang awalnya dilakukan dengan menjual produk orang lain kini telah menjadi clothing line orisinil.

Tentunya, ada pula beberapa hal selain kegigihan yang perlu diperhatikan jika Anda ingin memulai sebuah bisnis pakaian dari nol. Pertama, bangunlah sebuah brand untuk menonjolkan usaha Anda. Tanpanya, clothing line Anda tidak akan dikenal di pasarnya.

Tak lupa, pikirkan juga jenis produk pakaian yang ingin dijual. Jika memungkinkan, pasarkan model-model pakaian yang sesuai dengan selera pembeli pada umumnya.

Selain itu, Anda juga tidak perlu berkecil hati jika tidak mampu memasarkan produk sendiri. Coba kenalkan clothing line Anda ke saudara atau kenalan yang menjual produk-produk orang lain. Cara ini efektif bagi pelaku usaha pakaian yang baru memulai.

  1. Desainer Interior

Saat ini, desain interior merupakan salah satu jenis jasa yang paling dicari. Terutama, jasa ini digunakan untuk perkantoran dan toko yang jumlahnya kian menjamur.

Hal-hal penting yang perlu Anda miliki untuk memulai usaha desain interior dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu tenaga dan logistik.

Dari segi tenaga, bisnis ini membutuhkan setidaknya dua orang. Satu bekerja sebagai desainer, sedangkan yang lain sebagai kontraktor. Di sisi logistik, Anda perlu memiliki sebuah laptop untuk mengerjakan desain, software desain interior, serta workshop.

Belum memiliki dana untuk membeli software profesional? Jangan khawatir. Anda bisa mencoba software gratis seperti Google Sketchup, yang memiliki versi berbayar dengan fitur lebih canggih yang dapat dibeli ketika Anda sudah siap secara finansial.

Hal yang sama juga berlaku untuk workshop Anda. Jika belum mampu mengontrak sebuah studio, Anda bisa saja menggunakan sebuah garasi atau ruko kecil sebagai tempat pengerjaan proyek.

Lalu, bagaimana dengan kendaraan untuk mengantar hasil pekerjaan Anda ke tempat klien? Mudah saja  Anda bisa menggunakan jasa pengiriman barang yang mudah ditemukan apabila belum memiliki pick up atau truk sendiri.

  1. Desain Case Handphone

Bagi kebanyakan orang, terutama kalangan muda, memperkeren atau mempercantik penampilan ponsel pintar merupakan sebuah kebutuhan. Salah satu caranya merupakan menggunakan case. Selain untuk bergaya, produk ini juga berfungsi untuk melindungi gadget dari benturan.

Tak hanya case polos, kini konsumen juga menyukai case custom. Bedanya, jenis case ini memiliki gambar atau corak yang dipilih sendiri oleh pembelinya.

Untuk memperluas pilihan produk, Anda juga bisa menyediakan lebih dari satu bahan case — misalnya case dengan bahan lentur dan kaku.

Oleh karena itu, bisnis ini dilakukan dengan sistem preorder. Setelah konsumen memberikan desainnya, Anda mencetaknya di bahan case yang sudah dipilih.

Untuk pengerjaannya, Anda membutuhkan alat cetak sublimasi yang biasa digunakan untuk mencetak desain pada bahan akrilik atau keramik. Harga alat tersebut memang tidak murah, dimulai di belasan juta rupiah.

Namun, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk merealisasikan ide bisnis kreatif ini. Pada permulaan, Anda dapat menjadi seorang dropshipper atau menggunakan jasa printing pihak lain.  Dengan kata lain, Anda hanya menyediakan bahan casing. Sederhana bukan?

  1. Dropshipper

Barusan Anda mendengar kata dropshipper. Sebenarnya apa artinya?

Pada dasarnya, dropshipping merupakan model bisnis dimana Anda menjual barang dari supplier atau produsen ke pembeli. Menariknya, sebagai dropshipper Anda tidak perlu memiliki toko atau mengirimkan produk ke konsumen. Sebaliknya, produsen atau supplier lah yang melakukan tugas tersebut, tetapi atas nama Anda.

Pada model bisnis ini, Anda pun bisa mematok harga lebih tinggi dari produsen atau supplier. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan untung.

Tak hanya itu, modal yang dibutuhkan untuk usaha dropshipping tidak perlu besar. Minimal Anda memiliki katalog berupa website dan melakukan pemasaran sendiri.

Yang menjadi tantangan dalam bisnis ini merupakan mencari supplier atau produsennya. Karena produk tidak melalui tangan Anda terlebih dahulu, Anda perlu memastikan bahwa supplier bisa mengelola pengepakan dan pengiriman dengan baik.

  1. Jasa Konsultasi Bisnis

Semua usaha, baik yang sudah memiliki nama maupun yang baru dirintis, memerlukan strategi bisnis yang tepat untuk bisa berkembang. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, tidak jarang ada perusahaan yang menggunakan jasa konsultasi bisnis. Inilah alasan mengapa pekerjaan sebagai konsultan perusahaan diincar oleh banyak orang.

Namun, ada hal-hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk menjadi seorang penasihat bisnis. Tentunya Anda harus mengantongi gelar di bidang ekonomi, pemasaran, maupun bisnis. Tanpanya, para pemilik usaha akan meragukan kualifikasi Anda sebagai seorang ahli bisnis.

Di sisi lain, kualitas seorang konsultan tidak lepas dari pengalaman — baik dalam berbisnis maupun sebagai penasihat. Sebagai individu berpengalaman, Anda dapat menawarkan beberapa keunggulan.

Kelebihan pertama merupakan wawasan yang luas. Orang yang pernah bekerja dengan beragam perusahaan dari berbagai industri akan dapat memberikan ide dan solusi dengan akurasi tinggi.

Selain itu, konsultan berpengalaman memiliki koneksi yang luas. Bekerja dengan bermacam-macam klien memungkinkan Anda untuk menghubungkan satu pengguna jasa dengan yang lain. Jika dapat melakukannya, tentunya ini akan menjadi nilai plus Anda.

Ditambah lagi, seorang profesional dalam bidang bisnis juga dapat memprediksi tren di berbagai industri.

Jadi, bagi Anda yang tertarik untuk menggeluti usaha konsultasi bisnis, kompetensi-kompetensi di atas perlu didapatkan terlebih dahulu sebelum memulainya.

  1. Event Organizer

Apakah Anda pribadi yang suka membuat konsep acara? Jika ya, membuka usaha event organizer merupakan ide bisnis yang menjanjikan. Apalagi, jasa ini tidak pernah sepi pelanggan — mulai dari acara kantor hingga pameran.

Bagi Anda yang memang sudah berpengalaman mengatur berbagai jenis acara, pekerjaan event organizer bahkan dapat mendatangkan omzet hingga jutaan rupiah per proyek.

Akan tetapi, bukan berarti usaha ini tidak bisa dilakukan orang-orang yang minim pengalaman. Sebagai permulaan, Anda dapat bergabung dengan tim event organizer milik orang lain.

Jika ada teman atau saudara yang menjalankan bisnis serupa, yakinkan orang tersebut untuk merekrut Anda. Dari sini, Anda dapat belajar banyak jenis acara dan konsep-konsepnya.

Ketika sudah siap membuka usaha sendiri, ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan. Yang pertama merupakan modal untuk membiayai berbagai kebutuhan acara. Hal ini diperlukan karena model pembayaran jasa event organizer biasanya dilakukan bertahap. Bahkan, ada juga yang dibayar secara penuh setelah acara berakhir.

Kedua, Anda membutuhkan sebuah tim yang kompak. Mempersiapkan acara tidak bisa dilakukan seorang diri karena mengharuskan penanggung jawabnya untuk melakukan berbagai hal di tempat yang berbeda. Dengan demikian, Anda perlu memiliki setidaknya beberapa orang dengan tugas yang berbeda-beda.

Ketiga, membangun relasi. Tidak hanya untuk memasarkan jasa Anda, tetapi juga untuk mencari partner bisnis.

Hal ini diperlukan agar Anda dapat lebih mudah mencari supplier suvenir, penyewaan sound system, makeup artist, dan jasa-jasa lainnya yang dibutuhkan untuk sebuah acara. Dengan melakukannya, Anda juga bisa mendapatkan harga yang lebih rendah untuk berbagai kebutuhan tersebut.

Meskipun terdengar rumit, tidak sedikit orang yang berhasil membawa bisnis event organizernya ke kesuksesan dari nol. Maka dari itu, tidak ada salahnya jika Anda memiliki kemauan untuk mendalami usaha ini.

  1. Penyewaan Perlengkapan Bayi

Bagi yang sudah berkeluarga pastinya tahu berapa biaya yang diperlukan untuk keperluan bayi Anda. Beragam kebutuhan pokok, seperti pakaian, konsumsi, dan kesehatan sudah memakan banyak biaya.

Di samping itu, Anda juga memerlukan berbagai fasilitas seperti tempat tidur, kereta bayi,  dan mainan untuk menjamin kenyamanan dan kebahagiaan si buah hati.

Akan tetapi, semua barang tersebut tidak akan digunakan lagi setelah anak Anda bertambah usia. Tak jarang juga anak-anak yang cepat bosan dengan hiburannya.

Oleh karena itu, tidak sedikit orang tua yang berharap bisa menyewa fasilitas-fasilitas untuk buah hatinya daripada harus membeli.

Dari sinilah ide penyewaan perlengkapan bayi muncul. Jika ingin berbisnis, gagasan ini bisa Anda coba, terutama karena belum banyak yang melakukannya.

Salah satu contoh yang bisa Anda gunakan sebagai inspirasi merupakan Babyloania. Jasa penyewaan perlengkapan bayi online ini dimulai dengan hanya beberapa fasilitas milik pendirinya yang sudah tidak digunakan lagi. Namun, lambat laun layanan ini menyediakan beragam pilihan produk, termasuk fasilitas ibu hamil dan menyusui.

Selain itu, Babyloania juga punya trik untuk menambah direktori produknya, yaitu dengan mencari partner yang ingin titip sewa melalui layanannya. Menarik bukan? Cara ini dapat digunakan jika Anda tidak belum mempunyai modal besar untuk stok awal jasa penyewaan Anda.

  1. Penyewaan Kostum

Ketika membicarakan acara dengan dresscode kostum, mungkin yang ada di benak Anda merupakan pesta anak-anak. Akan tetapi, sekarang tidak jarang juga acara-acara seperti perayaan ulang tahun hingga pesta perusahaan yang menggunakan kostum.

Selain itu, ada pula hari-hari tertentu yang biasanya dirayakan dengan mengenakan kostum yang merepresentasikan momen tersebut. Di hari pahlawan, misalnya, berbagai instansi biasanya mengajak para stafnya untuk memakai kostum tentara, dokter, pahlawan nasional, bahkan pakaian adat.

Akan tetapi, ternyata banyak orang yang mengaku kesulitan untuk menemukan tempat yang menjual busana-busana tersebut. Tak hanya itu, beberapa kostum, seperti pakaian daerah dan kostum pesta umumnya dibanderol dengan harga yang tidak murah.

Hal ini bisa menjadi alasan bagi Anda untuk membuka sebuah usaha penyewaan kostum. Ditambah lagi, belum banyak bisnis serupa yang melayani pelanggan secara online.

Mekanisme bisnis penyewaan kostum pun tidak jauh berbeda dengan peminjaman barang lainnya seperti yang telah dibahas pada poin sebelumnya.

Bagi yang baru memulai dan tidak bermodal besar, Anda bisa menawarkan kostum untuk satu target pemasaran terlebih dahulu. Anak-anak misalnya.

Seiring berkembangnya usaha Anda dan pendapatannya, Anda dapat menambah inventori dengan kostum untuk orang dewasa dan berbagai jenis acara.

  1. Penyewaan Perlengkapan Fotografi

Tempat sewa kamera atau perlengkapan fotografi lainnya bukan merupakan hal baru. Akan tetapi, belum banyak orang yang melakoni usaha ini di luar kota-kota besar.

Padahal, kini merupakan saat yang tepat untuk memulainya. Mengapa? Alasannya ada dua.

Pertama, kebutuhan fotografi masyarakat, terutama kaum muda, meningkat berkat platform-platform media sosial yang terpusat pada konten visual.

Meskipun sudah banyak ponsel pintar yang dilengkapi dengan fasilitas pengambilan gambar yang canggih, kamera DSLR maupun mirrorless tetap menawarkan hasil yang lebih baik. Oleh karenanya, banyak orang yang tertarik untuk memilikinya.

Akan tetapi, harga peralatan fotografi tidaklah terjangkau bagi kebanyakan orang. Bahkan, tidak sedikit penyedia jasa fotografi yang melakukan pekerjaannya dengan perlengkapan pinjaman.

Nah, kedua kondisi di atas menjadi alasan mengapa penyewaan perlengkapan fotografi merupakan ide bisnis yang menjanjikan. Jika tertarik untuk melakoninya, pertama-tama Anda harus mempertimbangkan peralatan apa saja yang umumnya dicari oleh individu yang ingin belajar fotografi.

Hal ini penting karena ada banyak sekali jenis lensa, kamera, dan aksesoris yang tersedia di pasaran. Tentunya Anda tidak ingin menyewakan barang yang tidak diminati atau dibutuhkan oleh khalayak ramai.

Selain itu, ada baiknya jika Anda merekrut teknisi kamera untuk memastikan bahwa peralatan yang disewakan berada dalam kondisi prima.

  1. Terrarium

Terrarium merupakan sebuah tren baru dalam dunia agrobisnis yang sudah masuk Indonesia sejak beberapa tahun silam. Namun, masih banyak yang belum mengenali hobi ini.

Terrarium merupakan sebuah wadah kaca atau plastik yang diisi tanah atau media tanam lainnya dan satu atau beberapa jenis tumbuhan. Dengan kata lain, terrarium juga dapat dianggap sebagai akuarium untuk tanaman.

Bentuk wadah terrarium berbeda-beda. Akan tetapi, ada dua model yang umum ditemui, yaitu terrarium terbuka dan tertutup. Kedua model ini disesuaikan untuk jenis-jenis tumbuhan yang berbeda.

Bagi tanaman tropis, terrarium tertutup lebih cocok karena kelembaban yang tercipta di dalam wadahnya berfungsi untuk menyimulasikan kondisi habitat asalnya. Di sisi lain, terrarium terbuka efektif untuk tanaman yang tumbuh di iklim kering seperti kaktus.

Lalu, mengapa terrarium bisa dijadikan ide bisnis? Tidak seperti metode pemeliharaan tanaman hias yang membutuhkan ruang terbuka, terrarium dapat dirawat di dalam rumah selama ada sinar matahari yang masuk.

Maka dari itu, terrarium biasanya diminati oleh masyarakat dengan tempat tinggal yang tidak memungkinkan ruang pemeliharaan tanaman secara konvensional seperti di apartemen.

Salah satu usaha terrarium yang sudah terkenal merupakan Jakarta Terrarium. Uniknya, bisnis ini tidak menjual terrarium dalam bentuk jadi. Hal tersebut dilakukan agar produk dapat sampai ke pembeli-pembeli di lokasi yang jauh tanpa ada kerusakan.

Lantaran pembeli harus membuat terrarium secara mandiri, Jakarta Terrarium juga menyertakan manual untuk mempermudah perakitannya.

Apabila Anda tertarik untuk menggeluti bisnis terrarium, contoh tersebut bisa dijadikan inspirasi.

  1. Kursus Musik Privat

Apakah Anda memiliki keahlian bermusik tapi tidak tertarik untuk menjadi seorang musisi? Jika ya, menjalankan kursus musik privat merupakan salah satu ide bisnis yang dapat Anda lakukan.

Saat ini memang sudah ada tempat-tempat kursus musik kenamaan, terutama di kota-kota besar. Akan tetapi, banyak orang yang tidak mampu memanfaatkan jasa tersebut karena biaya yang tinggi.

Alternatifnya merupakan mencari guru musik privat karena umumnya jasa tersebut ditawarkan dengan harga  lebih terjangkau.

Nah, bagi Anda yang ingin melakoni usaha ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terlebih dahulu.

Pertama-tama, tentukan sasaran jasa Anda. Meskipun kursus musik diidentikkan dengan murid usia dini, belajar tidak mengenal batas usia bukan? Banyak juga orang dewasa yang baru pertama kali mempelajari musik.

Dengan menentukan pangsa pasar, Anda dapat menyesuaikan cara penyampaian Anda.

Kedua, buatlah materi pelajaran yang efektif dan terorganisir. Dengan sistem pembelajaran yang sistematis, kursus anda akan lebih berkualitas. Alhasil, tingkat kepuasan murid akan lebih tinggi.

Selain itu, tentukan tempat mengajar Anda. Apabila memiliki ruangan yang memadai di rumah, Anda bisa memanfaatkannya untuk tempat kursus. Jika tidak, Anda dapat mengajar secara door-to-door.

Namun, beberapa alat musik memerlukan ruangan yang dilengkapi peredam suara. Jika demikian, Anda dapat menyewa sebuah studio untuk melangsungkan kegiatan belajar-mengajar.

Belum memiliki karyawan tapi mendapatkan banyak murid? Ajaklah teman atau saudara yang juga pandai bermusik untuk menjadi rekan Anda.

  1. Fotografer dan Videografer

Bisnis fotografi dan videografi tidak pernah redup. Apalagi, saat ini makin banyak orang yang menggunakan jasa tersebut.

Selain untuk dokumentasi acara, fotografer dan videografer biasanya juga direkrut untuk membuat media pemasaran sebuah bisnis. Beberapa contohnya merupakan pembuatan iklan, pamflet, dan video profil perusahaan.

Bahkan, kini pun influencer media sosial berbondong-bondong menggunakan jasa ini untuk produksi konten mereka. Oleh karena itu, bisnis fotografi dan videografi tetaplah relevan hingga saat ini.

Meski industri ini digeluti oleh para profesional, tidak ada salahnya jika Anda memulainya dari nol. Hal pertama yang perlu Anda lakukan merupakan mempelajari ilmunya terlebih dahulu. Anda bisa mencari tempat kursus fotografi atau videografi maupun mengambil sebuah kursus online.

Namun, belajar dan mengasah keterampilan saja tidak cukup. Sebelum mulai memasarkan jasa fotografi maupun videografi, Anda bisa menawarkannya ke saudara atau kenalan yang membutuhkannya secara cuma-cuma. Dengan demikian, Anda dapat membangun portofolio untuk kredibilitas.

  1. Desain Grafis

Selayaknya fotografer dan videografer, jasa desain grafis juga sering dibutuhkan dalam berbagai bidang. Hasil pekerjaannya pun tidak hanya digunakan untuk media cetak, tetapi juga digital.

Orang-orang yang bekerja di bidang desain grafis umumnya memang memiliki latar belakang desain komunikasi visual. Akan tetapi, tidak sedikit juga yang memulainya dari belajar secara otodidak. Anda pun bisa menjadi salah satu dari mereka.

Sebagai permulaan, kenali dulu software-software yang biasanya digunakan untuk desain grafis. Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, dan Corel Draw merupakan beberapa di antaranya. Anda dapat menemukan banyak panduan mengenai aplikasi desain tersebut baik di toko buku maupun platform belajar online.

Setelah menguasai ilmu desain grafis, buatlah sebuah portofolio dalam bentuk website. Hal ini penting dimiliki untuk meningkatkan daya jual jasa Anda.

Janganlah putus asa jika Anda belum mampu melakukan pemasaran karena dana yang tidak memadai. Saat ini Anda bisa memanfaatkan berbagai platform marketplace, Apabila jasa desain grafis Anda sudah berkembang dan memiliki cukup modal, Anda bisa meng-upgradenya menjadi sebuah agensi.

  1. Jasa Pembuatan Konten Media Sosial

Selain website, media sosial merupakan platform yang paling berpengaruh dalam pemasaran online. Akan tetapi, tidak semua bisnis memiliki staf khusus yang bertugas untuk membuat konten bagi akun media sosialnya. Inilah alasan mengapa jasa pembuatan konten media sosial sangat laris.

Namun, tidak sembarang orang mampu melakoni ide bisnis tersebut. Selain harus mampu membuat konten visual, baik gambar maupun video, Anda juga harus memiliki beberapa kemampuan yang termasuk dalam kiat-kiat pemasaran di media sosial.

Di antaranya merupakan mengenali jenis-jenis audiens dan kompetitor bisnis milik klien. Mempelajari tentang latar belakang pangsa pasar klien sangatlah penting sebagai dasar konten yang akan Anda buat. Tanpa melakukannya, Anda tidak hanya akan kesulitan dalam menentukan model konten yang sesuai, tetapi juga hasilnya tidak akan maksimal.

Di samping itu, Anda juga perlu memperhatikan jenis-jenis konten yang terdapat pada media sosial milik para kompetitor sang klien. Tujuannya untuk menghindari konten yang identik. Ditambah lagi, cara ini juga digunakan untuk melihat potensi konsep baru yang dapat diaplikasikan pada media sosial klien.

  1. Admin Media Sosial

Admin media sosial memang bukan ide bisnis baru. Akan tetapi, pengaruhnya terkadang masih dipandang sebelah mata oleh para pelaku usaha kecil.

Padahal, staf dengan tanggung jawab tersebut dapat dianggap sebagai humas perusahaan di era digital ini. Dengan kata lain, posisi ini merupakan perpanjangan tangan untuk merangkul calon konsumen melalui media sosial.

Untuk menjadi seorang admin media sosial, Anda juga harus memahami social media marketing. Namun, kerja keras Anda tak hanya berhenti di situ.

Anda juga perlu mempelajari seluk beluk perusahaan yang merekrut Anda — mulai dari sejarah bisnis hingga produk atau layanannya. Hal ini dibutuhkan agar sikap dan tindakan Anda dapat selaras dengan visi dan misi perusahaan.

  1. Influencer Media Sosial

Bagi Anda yang sering berkecimpung di media sosial mungkin sudah pernah mendengar istilah influencer. Pada dasarnya, influencer media sosial merupakan figur publik di platform-platform pertemanan yang memiliki jumlah pengikut berlimpah.

Sama seperti selebritis, para influencer media sosial juga sering digaet oleh berbagai bisnis untuk memasarkan produk atau jasa mereka. Oleh karena itu, banyak figur berpengaruh yang dapat memiliki penghasilan melalui media sosial.

Dengan daya tarik tersebut, kini banyak orang ingin menjadi influencer online. Jika Anda termasuk salah satunya, langkah-langkah berikut ini dapat membantu Anda untuk mewujudkan impian tersebut.

Hal pertama yang diperlukan merupakan self-branding. Artinya, Anda perlu membuat citra diri yang unik dan solid.

Namun, Anda tidak perlu menyembunyikan jati diri Anda dalam-dalam untuk menciptakannya. Tunjukkanlah interest atau hobi Anda dan dalamilah hal tersebut.

Lalu, dekatkan diri Anda kepada komunitas-komunitas yang terkait dengannya untuk membangun relasi dengan pegiat lainnya. Jika mampu, berkolaborasilah dengan mereka. Dengan kesabaran dan keuletan, cara ini dijamin dapat membuahkan hasil.

Langkah kedua untuk menjadi seorang influencer media sosial merupakan rajin membuat konten untuk akun Anda. Isinya tentu harus konsisten dan relevan dengan interest Anda.

Selain itu, Anda juga tidak dapat melupakan riset kompetitor. Ketahui model konten apa saja yang telah digunakan influencer lain dan ciptakan yang lebih baik.

Tak lupa, buatlah jadwal posting. Selain agar kinerja pembuatan konten Anda lebih terorganisir, audiens juga akan lebih tertarik untuk mengikuti media sosial Anda.

Dan yang tak kalah penting, Anda harus merangkul para pengikut media sosial Anda. Jangan pernah malas untuk berinteraksi dengan mereka.

Akan lebih baik lagi apabila Anda bisa mengikutsertakan mereka dalam posting-posting yang Ada. Sekali-sekali, buatlah posting yang dapat memulai sebuah diskusi. Contohnya dengan memberikan pertanyaan terbuka di akhir sebuah post.

  1. Agensi Pembuatan Website

Tak dapat dipungkiri bahwa di atas media sosial dan platform marketplace, website merupakan faktor terpenting bagi online presence Anda — apalagi untuk tujuan bisnis. Di era yang serba digital ini, perusahaan tanpa website tidak akan dapat bersaing di dalam industrinya.

Akan tetapi, tidak semua pemilik usaha memiliki waktu untuk belajar membangun sebuah website dan mengelola kebutuhan teknis terkait. Karena alasan tersebut, agensi pembuatan website menjadi alternatif utama.

Memulai bisnis dengan peluang besar ini tentunya merupakan salah satu opsi utama bagi orang-orang yang mengenyam pendidikan IT. Akan tetapi, pintunya masih terbuka bagi Anda yang memiliki latar belakang lain. Hanya saja, perjalanan Anda akan lebih panjang lagi. Mengapa demikian?

Sebenarnya, Anda bisa mempelajari dasar-dasar pemrograman website secara otodidak melalui buku maupun tutorial online tentang pemrograman website.

Akan tetapi, pembuatan situs juga melibatkan beragam hal lain, seperti pengetahuan tentang  kinerja database. Ditambah lagi, Anda perlu memahami macam-macam workflow yang digunakan secara umum untuk dapat bekerja dengan web developer lainnya. Pada titik ini, Anda mau tak mau harus mengambil kuliah IT.

Kerja keras Anda juga tidak berhenti di situ. Jika ingin menjalankan agensi pembuatan website, tugas Anda tidak hanya menciptakan website untuk klien, tetapi juga mengurus layanan web hosting mereka.

  1. Blogger

Apakah menulis merupakan salah satu hobi Anda? Jika ya, Anda mungkin akan tertarik untuk menjadi seorang blogger.

Jangan salah sangka. Blogging bukan sekedar kegiatan untuk menyalurkan minat semata, tetapi juga dapat menjadi mata pencaharian.

Sebagai contoh, blogger Michelle Schroeder-Gardner menghasilkan $1.500.000 dari blognya, Making Sense of Cents, pada tahun 2018.

Anda pun bisa meraup pendapatan dengan menjadi penulis blog. Namun, perlu diketahui bahwa penghasilan blogger tidak berasal dari tulisannya sendiri.

Ada beragam cara untuk menghasilkan uang dari blog. Yang pertama dan salah satu yang paling umum merupakan menggunakan Google AdSense.

Google AdSense merupakan platform yang memungkinkan Anda untuk meletakkan banner iklan di titik-titik tertentu pada blog Anda. Kabar baiknya, platform ini tidak menuntut biaya — malahan, Anda yang dibayar.

Penasaran dengan caranya? Google AdSense menggunakan sistem pay-per-click. Artinya, Anda akan dibayar setiap ada pengunjung blog yang meng-klik iklan dari Google AdSense. Bayaran yang ditawarkan di Indonesia berkisar antara $0,01 hingga $5.

Selain AdSense, Anda juga dapat menjual produk sebagai sumber penghasilan, baik itu berbentuk fisik maupun digital. Ebook, misalnya. Namun, perlu Anda ingat bahwa produk yang dijual harus terkait dengan topik blog Anda dan dibutuhkan oleh para pembaca.

  1. Bergabung dengan Program Afiliasi

Sebelumnya telah dibahas mengenai peran influencer media sosial dalam pemasaran bisnis. Akan tetapi, sebenarnya Anda juga dapat menghasilkan uang dengan membantu pemasaran pelaku usaha lain tanpa menjadi seorang public figure.

Hal tersebut bisa dilakukan jika Anda mengikuti program afiliasi. Belum pernah mendengar tentangnya? Ikutilah penjelasan berikut ini.

Dalam sebuah program afiliasi, Anda mempromosikan produk atau jasa seseorang dengan referral link sebagai sarananya. Link inilah yang menjadi asal pendapatan Anda. Dari setiap pembelian yang dilakukan melalui link tersebut, Anda akan mendapatkan komisi.

Lalu, apa yang perlu dilakukan dengan link ini? Selanjutnya, Link tersebut Anda letakkan di posting blog, media sosial, atau video YouTube yang relevan dengan barang atau layanan yang Anda rekomendasikan.

Untuk alasan di atas, Anda perlu memiliki online presence yang solid sebelum mencari program afiliasi  meskipun bukan seorang influencer. Dengan kata lain, setidaknya Anda harus memiliki sejumlah pengikut yang tertarik dengan produk atau jasa yang dipromosikan. Tanpa mereka, usaha Anda sia-sia bukan?

Nah, ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk mengikuti program afiliasi. Pertama, carilah perusahaan yang menawarkan program tersebut secara langsung.

Kedua, Anda bisa menggunakan perantara online seperti Commission Junction. Dengan mendaftar, Anda akan menemukan berbagai macam perusahaan yang menawarkan program afiliasi.

Di samping kedua cara tersebut, ada satu hal lagi yang penting untuk diingat apabila Anda ingin bergabung dalam sebuah program afiliasi. Sebaiknya Anda mengenali niche atau industri perusahaan yang menawarkan program tersebut. Ditambah lagi, Anda harus menggunakan dan memahami produknya.

  1. Bucket

Seperti scrap frame, usaha bucket juga ramai karena bisa digunakan sebagai hadiah. Tetapi bucket disini memiliki arti luas. Jika sebelumnya bucket berkaitan erat dengan bunga, sekarang bucket bisa dikreasikan dan diisi dengan snack ataupun barang lain. Anda bisa cari referensi ide bisnis makanan, agar semakin banyak referensi yang bisa anda buat pada bisnis yang Anda jalankan.

Walaupun ada beberapa bisnis yang terlihat sepele, tetapi Anda harus tetap optimis bahwa usaha yang Anda jalankan akan berkembang. Untuk itu, mulai dari awal lakukan pembukuan, tujuannya agar anda memiliki data untuk mengembangkan bisnis anda.

Untuk memudahkan pembukuan Anda bisa gunakan aplikasi keuangan. Anda bisa download aplikasi BukuWarung untuk memudahkan mendata semua pemasukan dan pengeluaran dari bisnis anda.

Selain beberapa contoh di atas, Anda juga bisa menciptakan sendiri ide usaha kreatif kekinian dengan menganalisis peluang di sekitar Anda.

  1. Tanaman Hias

Di tengah pandemi ini bisnis tanaman hias semakin meroket. Banyak orang yang memilih mengurus tanaman di tengah kegiatan yang semuanya harus dilakukan di rumah.

Ini jadi peluang bisnis yang menarik. Tidak hanya tanaman yang bisa dijual, Anda bisa tawarkan juga obat tanaman, pengiklap daun, pot maupun media dari tanaman itu sendiri. Manfaatkan media sosial sebagai media promosi, buat foto sebagus mungkin untuk menarik pembeli.

  1. Musisi

Anda bisa loh menjadi musisi tanpa harus menggunakan panggung yang megah dan besar. Anda bisa memulainya menjadi musisi cover. Upload musik yang Anda cover di platform seperti Youtube atau Instagram. Lalu darimana penghasilannya?

Untuk Youtube Anda bisa mendapat penghasilan dari Adsense, untuk Instagram Anda bisa mendapatkan penghasilan dari Endorse. Selain itu, jika banyak orang yang menyukai konten Anda, bukan tidak mungkin Anda akan mendapatkan job off air mengisi di event tertentu.

Kreativitas merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam berbisnis. Apalagi, kini banyak bisnis yang hanya muncul sesaat dan segera kehilangan peminat. Salah satu alasan utamanya karena kurangnya inovasi ide bisnis yang mereka tawarkan.

Untuk mempertahankan sebuah usaha, Anda perlu memiliki ide bisnis yang tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen, tetapi juga membedakan Anda dari kompetitor. Nah, artikel ini akan mengajak Anda untuk melihat 30+ ide bisnis kreatif yang bisa dijadikan inspirasi. Selamat membaca!

33 Ide Usaha Dan Ide Bisnis Kreatif

Di bawah ini kami membahas lebih dari 30 ide bisnis kreatif yang meliputi berbagai industri — dari kuliner hingga digital. Perlu Anda ketahui bahwa beberapa dari usaha ini memerlukan keahlian tersendiri yang tidak dapat dipelajari dalam waktu singkat, seperti desain, musik, dan memasak. Oleh karenanya, Anda perlu mempertimbangkan ilmu yang dimiliki sebelum memulainya.

  1. Camilan Unik

Bisnis camilan memang terdengar umum, tetapi selalu ada hal baru yang bisa dilakukan agar beda dari produsen lainnya. Coba saja Anda perhatikan. Dari tahun ke tahun pasti ada saja jenis camilan unik yang menjadi populer.

Salah satu contohnya merupakan berbagai camilan dengan bumbu rasa telur asin yang digemari masyarakat beberapa tahun belakangan. Bahkan, salah satu brand produsen makanan ringan tersebut, Irvins Salted Egg, telah dikenal di pasar Asia Tenggara.

Seperti contoh tersebut, Anda tidak harus menciptakan ide cemilan yang sepenuhnya baru agar beda dari yang lain. Camilan yang unik bisa saja merupakan inovasi dari makanan lain yang sudah ada. Selain mudah dilakukan, ide bisnis ini bisa dilakukan siapa saja tanpa mengganggu aktivitas utama. Oleh karena itu, Anda bisa menjadikannya pekerjaan sampingan.

Camilan seperti keripik kaca dan makaroni pedas sedang banyak digemari oleh masyarakat. Anda bisa mulai berbisnis dengan menjual camilan seperti ini. Anda juga bisa berinovasi dengan memodifikasi camilan yang sudah ada sebelumnya. Bisnis camilan unik seperti ini juga bisa dikatakan ide bisnis yang cocok untuk mahasiswa.

  1. Katering Sehat

Katering atau jasa boga merupakan salah satu bentuk bisnis yang sudah ada sejak lama dan umum di masyarakat. Saking umumnya, mungkin ada beberapa dari Anda yang memiliki kerabat atau teman yang menjalankan bisnis ini.

Namun, Anda juga bisa membuka bisnis katering non-konvensional. Katering sehat merupakan salah satu contohnya.

Makanan yang disediakan katering sehat biasanya disesuaikan dengan kebutuhan gizi pelanggannya. Misalnya, seseorang yang melakukan diet mayo akan ditawarkan menu-menu dengan kandungan garam yang rendah.

Oleh karena itu, bisnis ini mengharuskan Anda untuk memiliki pengetahuan yang mendalam tentang kondisi kesehatan dan gizi makanan. Jika tidak, Anda perlu bekerjasama dengan ahli gizi.

Katering jenis ini memang sedang digandrungi di kota-kota besar. Gorry Gourmet, contohnya, merupakan jasa katering sehat asal Jakarta yang menyediakan menu untuk berbagai kondisi kesehatan, termasuk diabetes dan kanker.

Walau demikian, pasar katering sehat belum begitu ramai di daerah-daerah lain.  Ini merupakan saat yang tepat bagi Anda untuk menjadi seorang pelopor.

  1. Sayuran dan Bahan Makanan Siap Masak

Kesibukan masyarakat yang kini kian meningkat menimbulkan kecenderungan untuk bersantap di luar rumah. Padahal, orang bisa lebih berhemat dengan memasak sendiri — terutama bagi yang sudah berkeluarga.

Akan tetapi, tidak semua orang memiliki cukup waktu untuk berbelanja dan menyiapkan masakan di rumah.

Berawal dari permasalahan ini, Anda bisa membuka usaha bahan masakan siap masak yang belum dikenal secara umum di Indonesia.

Kesulitan membayangkan konsepnya? Anda bisa melihat apa yang sudah dilakukan iCook.

Usaha kuliner asal Malang ini menawarkan berbagai menu masakan, tetapi dalam kondisi belum dimasak. Kendati demikian, bahan-bahannya sudah dibersihkan, dipotong, dan ditakar. Intinya, konsumen hanya tinggal memasaknya.

Bagi Anda yang suka memasak atau menciptakan menu sendiri, tentunya ide bisnis ini tidak boleh dilewatkan.

  1. Usaha Roti dan Kue

Mungkin Anda akan bertanya, “mengapa roti dan kue termasuk ide bisnis kreatif?”

Alasannya sama dengan yang telah disebut di pembahasan mengenai bisnis camilan unik tadi. Meskipun sudah banyak bakery yang memiliki nama, ada banyak kreasi baru yang dapat Anda ciptakan. Kuncinya merupakan kreatifitas. Babe Bakery, misalnya. Usaha bakery asal Jakarta ini menawarkan beragam pilihan roti tanpa pengawet ide yang masih jarang ditemui.

  1. Jual Barang Antik

Tak sedikit orang dari kalangan lanjut usia yang rindu akan produk-produk atau teknologi zaman lawas karena ingin bernostalgia. Ada juga kawula muda yang memiliki selera antik. Bahkan, Anda juga bisa menemukan banyak komunitas barang tempo dulu. Oleh karena itu, bisnis jual beli barang antik saat ini masih relevan.

Sebelum mencoba ide bisnis ini, ada beberapa hal yang perlu diketahui — terutama apabila Anda belum pernah mengenal pasar barang antik.

Pertama, Anda perlu dekat dengan orang atau komunitas kolektor barang dengan nuansa kuno. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui jenis barang apa saja yang biasanya laku.

Beberapa contoh benda antik yang sering dicari merupakan otomotif, perabot, dan kamera analog. Namun, tidak jarang juga kolektor yang mengincar barang-barang elektronik dari masa lampau untuk dekorasi semata seperti televisi, radio, dan telepon.

Nah, dengan mendekati penggemar benda-benda tersebut, Anda tidak hanya bisa mempelajari kondisi pasar, tetapi juga mencari koleksi barang untuk dijual di lapak sendiri. Karena komunitas barang antik cukup eksklusif, hal ini menjadi sebuah kewajiban bagi penjajanya.

  1. Produk Daur Ulang

Seperti yang telah diketahui, sampah telah menjadi masalah lingkungan yang sangat serius. Padahal, ada banyak jenis sampah dan limbah produksi yang masih dapat dikreasikan menjadi produk lain. Di antaranya merupakan kaleng minuman, aneka plastik, dan potongan kain sisa produksi pakaian.

Ada banyak produk daur ulang yang dapat dihasilkan dari beragam jenis sampah tersebut. Anda pun tidak harus mendaur ulangnya menjadi produk yang sama. Dari sebuah hasil daur ulang, Anda bisa menciptakan barang-barang baru seperti kerajinan tangan.

Bardiju merupakan salah satu contoh bisnis daur ulang yang bisa Anda jadikan inspirasi. Berbasis di Jakarta Barat, usaha ini menyulap berbagai jenis kertas bekas menjadi kartu nama, amplop, dan bahkan lampion tali.

Dalam mengumpulkan bahan daur ulang Bardiju tidak hanya mencari sendiri, tetapi juga menerima donasi beragam kertas bekas. Menarik bukan? Selain membantu orang lain, ide bisnis ini bisa Anda contoh untuk meningkatkan kesadaran orang akan perlunya gaya hidup daur ulang.

  1. Kerajinan Rotan

Bisnis kerajinan berbahan dasar rotan memang bukan hal baru. Akan tetapi, Anda tidak perlu mengikuti tren produk yang sudah ada.

Native Borneo merupakan salah satu produsen kerajinan karpet rotan yang melakukan cara tersebut. Selain karpet yang jadi unggulannya, produk yang dijual berbagai macam, dari dekorasi dinding hingga meja dan kursi lipat. Desain masing-masing barang pun unik dan jarang ditemui di produsen lain.

Nah, Anda pun dapat merintis usaha kerajinan rotan seperti contoh tersebut. Meskipun pelaku bisnis dalam industri ini sudah banyak, Anda dapat berinovasi dengan menciptakan barang-barang yang belum pernah dibuat dengan rotan.

  1. Florist

Apakah Anda suka merawat tanaman berbunga? Jika ya, membuka usaha florist atau toko bunga bisa menjadi ide bisnis yang menjanjikan. Tidak hanya sekedar menjual bunga, tetapi juga mendesain dan merangkai buket.

Meski jasa ini bisa ditemukan di mana-mana, permintaan buket tidak pernah berkurang. Apalagi ketika musim wisuda. Dijamin bisnis Anda akan dicari-cari pelanggan.

Akan tetapi, memanfaatkan momen-momen seperti itu tidaklah cukup. Anda juga perlu memperluas cakupan usaha Anda, seperti Meme Florist yang menerima pengiriman ke berbagai daerah.

Ditambah dengan jenis buket atau papan bunga yang disesuaikan untuk berbagai acara, bisnis florist Anda akan mendatangkan banyak pelanggan.

  1. Scrap Frame

Ketika berbicara mengenai bisnis frame, mungkin yang ada di pikiran Anda merupakan pigura kayu yang pengrajinnya bisa ditemukan dengan mudah.

Namun, barangkali Anda belum pernah mendengar tentang usaha scrap frame. Kerajinan ini memang berbentuk bingkai, tetapi isinya tidak sekedar foto atau lukisan.

Alih-alih, pembuat scrap frame memadukan gambar dengan kertas atau kain yang dijadikan seni tiga dimensi untuk membuatnya lebih menarik.

Salah satu pegiat bisnis ini merupakan rumah kertas. Desain scrap frame yang dihasilkan bisnis ini dipersonalisasikan untuk berbagai kebutuhan, termasuk ucapan terimakasih, kado pernikahan, dan hadiah ulang tahun.

Nah, bagi Anda yang hobi membuat kerajinan tangan dengan bahan kertas, ide bisnis ini patut dicoba karena belum begitu banyak orang yang melakoninya.

  1. Desain Uang Mahar

Tidak sedikit pasangan yang ingin mahar pernikahannya terlihat unik. Hal tersebut mendorong kemunculan ide jasa desain uang mahar.

Seperti bisnis scrap frame, usaha desain uang mahar juga membutuhkan orang dengan keterampilan dalam membuat kerajinan dari kertas, kain, dan pernak-pernik lainnya.

Kreasi dari bahan-bahan tersebut digunakan untuk menghias uang mahar pengguna jasa, lalu dimasukkan ke dalam sebuah bingkai agar terjaga kerapiannya.

Meskipun untuk mahar pernikahan, Anda tidak perlu menggunakan uang asli dalam desain yang dibuat. Dengan uang mainan, misalnya, Anda justru dapat membuat desain unik dengan “uang” tersebut. Contohnya dengan melipatnya atau memotongnya untuk membuat objek-objek yang diinginkan.

  1. Suvenir Pernikahan Custom

Bagi yang sering diundang ke pesta pernikahan, Anda mungkin merasa suvenir yang diberikan kepada para tamu memiliki desain yang kurang variatif.

Ini bisa Anda jadikan inspirasi untuk memulai bisnis suvenir pernikahan yang tidak biasa, seperti Biebie Gift.

Selain menyediakan berbagai jenis cinderamata unik seperti pouch earphone dan bingkai foto, produsen tersebut juga menerima jasa kustomisasi suvenir pernikahan — tentunya dengan kisaran harga per produk dan batas minimal pesanan yang telah ditentukan.

  1. Clothing Line

Mungkin Anda akan heran mengapa membuka clothing line termasuk dalam daftar ide bisnis kreatif, terutama karena pelaku usahanya sudah banyak.

Akan tetapi, tidak sedikit orang tanpa pengalaman yang mampu membawa clothing line rintisan mereka ke kesuksesan dalam industri ini.

Salah satunya merupakan pemilik brand Pulchra Gallery, yang memulai bisnisnya pada tahun 2013. Walau tidak memiliki latar belakang desain fashion, ia berjuang untuk mendalami skill tersebut. Alhasil, bisnis yang awalnya dilakukan dengan menjual produk orang lain kini telah menjadi clothing line orisinil.

Tentunya, ada pula beberapa hal selain kegigihan yang perlu diperhatikan jika Anda ingin memulai sebuah bisnis pakaian dari nol. Pertama, bangunlah sebuah brand untuk menonjolkan usaha Anda. Tanpanya, clothing line Anda tidak akan dikenal di pasarnya.

Tak lupa, pikirkan juga jenis produk pakaian yang ingin dijual. Jika memungkinkan, pasarkan model-model pakaian yang sesuai dengan selera pembeli pada umumnya.

Selain itu, Anda juga tidak perlu berkecil hati jika tidak mampu memasarkan produk sendiri. Coba kenalkan clothing line Anda ke saudara atau kenalan yang menjual produk-produk orang lain. Cara ini efektif bagi pelaku usaha pakaian yang baru memulai.

  1. Desainer Interior

Saat ini, desain interior merupakan salah satu jenis jasa yang paling dicari. Terutama, jasa ini digunakan untuk perkantoran dan toko yang jumlahnya kian menjamur.

Hal-hal penting yang perlu Anda miliki untuk memulai usaha desain interior dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu tenaga dan logistik.

Dari segi tenaga, bisnis ini membutuhkan setidaknya dua orang. Satu bekerja sebagai desainer, sedangkan yang lain sebagai kontraktor. Di sisi logistik, Anda perlu memiliki sebuah laptop untuk mengerjakan desain, software desain interior, serta workshop.

Belum memiliki dana untuk membeli software profesional? Jangan khawatir. Anda bisa mencoba software gratis seperti Google Sketchup, yang memiliki versi berbayar dengan fitur lebih canggih yang dapat dibeli ketika Anda sudah siap secara finansial.

Hal yang sama juga berlaku untuk workshop Anda. Jika belum mampu mengontrak sebuah studio, Anda bisa saja menggunakan sebuah garasi atau ruko kecil sebagai tempat pengerjaan proyek.

Lalu, bagaimana dengan kendaraan untuk mengantar hasil pekerjaan Anda ke tempat klien? Mudah saja  Anda bisa menggunakan jasa pengiriman barang yang mudah ditemukan apabila belum memiliki pick up atau truk sendiri.

  1. Desain Case Handphone

Bagi kebanyakan orang, terutama kalangan muda, memperkeren atau mempercantik penampilan ponsel pintar merupakan sebuah kebutuhan. Salah satu caranya merupakan menggunakan case. Selain untuk bergaya, produk ini juga berfungsi untuk melindungi gadget dari benturan.

Tak hanya case polos, kini konsumen juga menyukai case custom. Bedanya, jenis case ini memiliki gambar atau corak yang dipilih sendiri oleh pembelinya.

Untuk memperluas pilihan produk, Anda juga bisa menyediakan lebih dari satu bahan case — misalnya case dengan bahan lentur dan kaku.

Oleh karena itu, bisnis ini dilakukan dengan sistem preorder. Setelah konsumen memberikan desainnya, Anda mencetaknya di bahan case yang sudah dipilih.

Untuk pengerjaannya, Anda membutuhkan alat cetak sublimasi yang biasa digunakan untuk mencetak desain pada bahan akrilik atau keramik. Harga alat tersebut memang tidak murah, dimulai di belasan juta rupiah.

Namun, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk merealisasikan ide bisnis kreatif ini. Pada permulaan, Anda dapat menjadi seorang dropshipper atau menggunakan jasa printing pihak lain.  Dengan kata lain, Anda hanya menyediakan bahan casing. Sederhana bukan?

  1. Dropshipper

Barusan Anda mendengar kata dropshipper. Sebenarnya apa artinya?

Pada dasarnya, dropshipping merupakan model bisnis dimana Anda menjual barang dari supplier atau produsen ke pembeli. Menariknya, sebagai dropshipper Anda tidak perlu memiliki toko atau mengirimkan produk ke konsumen. Sebaliknya, produsen atau supplier lah yang melakukan tugas tersebut, tetapi atas nama Anda.

Pada model bisnis ini, Anda pun bisa mematok harga lebih tinggi dari produsen atau supplier. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan untung.

Tak hanya itu, modal yang dibutuhkan untuk usaha dropshipping tidak perlu besar. Minimal Anda memiliki katalog berupa website dan melakukan pemasaran sendiri.

Yang menjadi tantangan dalam bisnis ini merupakan mencari supplier atau produsennya. Karena produk tidak melalui tangan Anda terlebih dahulu, Anda perlu memastikan bahwa supplier bisa mengelola pengepakan dan pengiriman dengan baik.

  1. Jasa Konsultasi Bisnis

Semua usaha, baik yang sudah memiliki nama maupun yang baru dirintis, memerlukan strategi bisnis yang tepat untuk bisa berkembang. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, tidak jarang ada perusahaan yang menggunakan jasa konsultasi bisnis. Inilah alasan mengapa pekerjaan sebagai konsultan perusahaan diincar oleh banyak orang.

Namun, ada hal-hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk menjadi seorang penasihat bisnis. Tentunya Anda harus mengantongi gelar di bidang ekonomi, pemasaran, maupun bisnis. Tanpanya, para pemilik usaha akan meragukan kualifikasi Anda sebagai seorang ahli bisnis.

Di sisi lain, kualitas seorang konsultan tidak lepas dari pengalaman — baik dalam berbisnis maupun sebagai penasihat. Sebagai individu berpengalaman, Anda dapat menawarkan beberapa keunggulan.

Kelebihan pertama merupakan wawasan yang luas. Orang yang pernah bekerja dengan beragam perusahaan dari berbagai industri akan dapat memberikan ide dan solusi dengan akurasi tinggi.

Selain itu, konsultan berpengalaman memiliki koneksi yang luas. Bekerja dengan bermacam-macam klien memungkinkan Anda untuk menghubungkan satu pengguna jasa dengan yang lain. Jika dapat melakukannya, tentunya ini akan menjadi nilai plus Anda.

Ditambah lagi, seorang profesional dalam bidang bisnis juga dapat memprediksi tren di berbagai industri.

Jadi, bagi Anda yang tertarik untuk menggeluti usaha konsultasi bisnis, kompetensi-kompetensi di atas perlu didapatkan terlebih dahulu sebelum memulainya.

  1. Event Organizer

Apakah Anda pribadi yang suka membuat konsep acara? Jika ya, membuka usaha event organizer merupakan ide bisnis yang menjanjikan. Apalagi, jasa ini tidak pernah sepi pelanggan — mulai dari acara kantor hingga pameran.

Bagi Anda yang memang sudah berpengalaman mengatur berbagai jenis acara, pekerjaan event organizer bahkan dapat mendatangkan omzet hingga jutaan rupiah per proyek.

Akan tetapi, bukan berarti usaha ini tidak bisa dilakukan orang-orang yang minim pengalaman. Sebagai permulaan, Anda dapat bergabung dengan tim event organizer milik orang lain.

Jika ada teman atau saudara yang menjalankan bisnis serupa, yakinkan orang tersebut untuk merekrut Anda. Dari sini, Anda dapat belajar banyak jenis acara dan konsep-konsepnya.

Ketika sudah siap membuka usaha sendiri, ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan. Yang pertama merupakan modal untuk membiayai berbagai kebutuhan acara. Hal ini diperlukan karena model pembayaran jasa event organizer biasanya dilakukan bertahap. Bahkan, ada juga yang dibayar secara penuh setelah acara berakhir.

Kedua, Anda membutuhkan sebuah tim yang kompak. Mempersiapkan acara tidak bisa dilakukan seorang diri karena mengharuskan penanggung jawabnya untuk melakukan berbagai hal di tempat yang berbeda. Dengan demikian, Anda perlu memiliki setidaknya beberapa orang dengan tugas yang berbeda-beda.

Ketiga, membangun relasi. Tidak hanya untuk memasarkan jasa Anda, tetapi juga untuk mencari partner bisnis.

Hal ini diperlukan agar Anda dapat lebih mudah mencari supplier suvenir, penyewaan sound system, makeup artist, dan jasa-jasa lainnya yang dibutuhkan untuk sebuah acara. Dengan melakukannya, Anda juga bisa mendapatkan harga yang lebih rendah untuk berbagai kebutuhan tersebut.

Meskipun terdengar rumit, tidak sedikit orang yang berhasil membawa bisnis event organizernya ke kesuksesan dari nol. Maka dari itu, tidak ada salahnya jika Anda memiliki kemauan untuk mendalami usaha ini.

  1. Penyewaan Perlengkapan Bayi

Bagi yang sudah berkeluarga pastinya tahu berapa biaya yang diperlukan untuk keperluan bayi Anda. Beragam kebutuhan pokok, seperti pakaian, konsumsi, dan kesehatan sudah memakan banyak biaya.

Di samping itu, Anda juga memerlukan berbagai fasilitas seperti tempat tidur, kereta bayi,  dan mainan untuk menjamin kenyamanan dan kebahagiaan si buah hati.

Akan tetapi, semua barang tersebut tidak akan digunakan lagi setelah anak Anda bertambah usia. Tak jarang juga anak-anak yang cepat bosan dengan hiburannya.

Oleh karena itu, tidak sedikit orang tua yang berharap bisa menyewa fasilitas-fasilitas untuk buah hatinya daripada harus membeli.

Dari sinilah ide penyewaan perlengkapan bayi muncul. Jika ingin berbisnis, gagasan ini bisa Anda coba, terutama karena belum banyak yang melakukannya.

Salah satu contoh yang bisa Anda gunakan sebagai inspirasi merupakan Babyloania. Jasa penyewaan perlengkapan bayi online ini dimulai dengan hanya beberapa fasilitas milik pendirinya yang sudah tidak digunakan lagi. Namun, lambat laun layanan ini menyediakan beragam pilihan produk, termasuk fasilitas ibu hamil dan menyusui.

Selain itu, Babyloania juga punya trik untuk menambah direktori produknya, yaitu dengan mencari partner yang ingin titip sewa melalui layanannya. Menarik bukan? Cara ini dapat digunakan jika Anda tidak belum mempunyai modal besar untuk stok awal jasa penyewaan Anda.

  1. Penyewaan Kostum

Ketika membicarakan acara dengan dresscode kostum, mungkin yang ada di benak Anda merupakan pesta anak-anak. Akan tetapi, sekarang tidak jarang juga acara-acara seperti perayaan ulang tahun hingga pesta perusahaan yang menggunakan kostum.

Selain itu, ada pula hari-hari tertentu yang biasanya dirayakan dengan mengenakan kostum yang merepresentasikan momen tersebut. Di hari pahlawan, misalnya, berbagai instansi biasanya mengajak para stafnya untuk memakai kostum tentara, dokter, pahlawan nasional, bahkan pakaian adat.

Akan tetapi, ternyata banyak orang yang mengaku kesulitan untuk menemukan tempat yang menjual busana-busana tersebut. Tak hanya itu, beberapa kostum, seperti pakaian daerah dan kostum pesta umumnya dibanderol dengan harga yang tidak murah.

Hal ini bisa menjadi alasan bagi Anda untuk membuka sebuah usaha penyewaan kostum. Ditambah lagi, belum banyak bisnis serupa yang melayani pelanggan secara online.

Mekanisme bisnis penyewaan kostum pun tidak jauh berbeda dengan peminjaman barang lainnya seperti yang telah dibahas pada poin sebelumnya.

Bagi yang baru memulai dan tidak bermodal besar, Anda bisa menawarkan kostum untuk satu target pemasaran terlebih dahulu. Anak-anak misalnya.

Seiring berkembangnya usaha Anda dan pendapatannya, Anda dapat menambah inventori dengan kostum untuk orang dewasa dan berbagai jenis acara.

  1. Penyewaan Perlengkapan Fotografi

Tempat sewa kamera atau perlengkapan fotografi lainnya bukan merupakan hal baru. Akan tetapi, belum banyak orang yang melakoni usaha ini di luar kota-kota besar.

Padahal, kini merupakan saat yang tepat untuk memulainya. Mengapa? Alasannya ada dua.

Pertama, kebutuhan fotografi masyarakat, terutama kaum muda, meningkat berkat platform-platform media sosial yang terpusat pada konten visual.

Meskipun sudah banyak ponsel pintar yang dilengkapi dengan fasilitas pengambilan gambar yang canggih, kamera DSLR maupun mirrorless tetap menawarkan hasil yang lebih baik. Oleh karenanya, banyak orang yang tertarik untuk memilikinya.

Akan tetapi, harga peralatan fotografi tidaklah terjangkau bagi kebanyakan orang. Bahkan, tidak sedikit penyedia jasa fotografi yang melakukan pekerjaannya dengan perlengkapan pinjaman.

Nah, kedua kondisi di atas menjadi alasan mengapa penyewaan perlengkapan fotografi merupakan ide bisnis yang menjanjikan. Jika tertarik untuk melakoninya, pertama-tama Anda harus mempertimbangkan peralatan apa saja yang umumnya dicari oleh individu yang ingin belajar fotografi.

Hal ini penting karena ada banyak sekali jenis lensa, kamera, dan aksesoris yang tersedia di pasaran. Tentunya Anda tidak ingin menyewakan barang yang tidak diminati atau dibutuhkan oleh khalayak ramai.

Selain itu, ada baiknya jika Anda merekrut teknisi kamera untuk memastikan bahwa peralatan yang disewakan berada dalam kondisi prima.

  1. Terrarium

Terrarium merupakan sebuah tren baru dalam dunia agrobisnis yang sudah masuk Indonesia sejak beberapa tahun silam. Namun, masih banyak yang belum mengenali hobi ini.

Terrarium merupakan sebuah wadah kaca atau plastik yang diisi tanah atau media tanam lainnya dan satu atau beberapa jenis tumbuhan. Dengan kata lain, terrarium juga dapat dianggap sebagai akuarium untuk tanaman.

Bentuk wadah terrarium berbeda-beda. Akan tetapi, ada dua model yang umum ditemui, yaitu terrarium terbuka dan tertutup. Kedua model ini disesuaikan untuk jenis-jenis tumbuhan yang berbeda.

Bagi tanaman tropis, terrarium tertutup lebih cocok karena kelembaban yang tercipta di dalam wadahnya berfungsi untuk menyimulasikan kondisi habitat asalnya. Di sisi lain, terrarium terbuka efektif untuk tanaman yang tumbuh di iklim kering seperti kaktus.

Lalu, mengapa terrarium bisa dijadikan ide bisnis? Tidak seperti metode pemeliharaan tanaman hias yang membutuhkan ruang terbuka, terrarium dapat dirawat di dalam rumah selama ada sinar matahari yang masuk.

Maka dari itu, terrarium biasanya diminati oleh masyarakat dengan tempat tinggal yang tidak memungkinkan ruang pemeliharaan tanaman secara konvensional seperti di apartemen.

Salah satu usaha terrarium yang sudah terkenal merupakan Jakarta Terrarium. Uniknya, bisnis ini tidak menjual terrarium dalam bentuk jadi. Hal tersebut dilakukan agar produk dapat sampai ke pembeli-pembeli di lokasi yang jauh tanpa ada kerusakan.

Lantaran pembeli harus membuat terrarium secara mandiri, Jakarta Terrarium juga menyertakan manual untuk mempermudah perakitannya.

Apabila Anda tertarik untuk menggeluti bisnis terrarium, contoh tersebut bisa dijadikan inspirasi.

  1. Kursus Musik Privat

Apakah Anda memiliki keahlian bermusik tapi tidak tertarik untuk menjadi seorang musisi? Jika ya, menjalankan kursus musik privat merupakan salah satu ide bisnis yang dapat Anda lakukan.

Saat ini memang sudah ada tempat-tempat kursus musik kenamaan, terutama di kota-kota besar. Akan tetapi, banyak orang yang tidak mampu memanfaatkan jasa tersebut karena biaya yang tinggi.

Alternatifnya merupakan mencari guru musik privat karena umumnya jasa tersebut ditawarkan dengan harga  lebih terjangkau.

Nah, bagi Anda yang ingin melakoni usaha ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terlebih dahulu.

Pertama-tama, tentukan sasaran jasa Anda. Meskipun kursus musik diidentikkan dengan murid usia dini, belajar tidak mengenal batas usia bukan? Banyak juga orang dewasa yang baru pertama kali mempelajari musik.

Dengan menentukan pangsa pasar, Anda dapat menyesuaikan cara penyampaian Anda.

Kedua, buatlah materi pelajaran yang efektif dan terorganisir. Dengan sistem pembelajaran yang sistematis, kursus anda akan lebih berkualitas. Alhasil, tingkat kepuasan murid akan lebih tinggi.

Selain itu, tentukan tempat mengajar Anda. Apabila memiliki ruangan yang memadai di rumah, Anda bisa memanfaatkannya untuk tempat kursus. Jika tidak, Anda dapat mengajar secara door-to-door.

Namun, beberapa alat musik memerlukan ruangan yang dilengkapi peredam suara. Jika demikian, Anda dapat menyewa sebuah studio untuk melangsungkan kegiatan belajar-mengajar.

Belum memiliki karyawan tapi mendapatkan banyak murid? Ajaklah teman atau saudara yang juga pandai bermusik untuk menjadi rekan Anda.

  1. Fotografer dan Videografer

Bisnis fotografi dan videografi tidak pernah redup. Apalagi, saat ini makin banyak orang yang menggunakan jasa tersebut.

Selain untuk dokumentasi acara, fotografer dan videografer biasanya juga direkrut untuk membuat media pemasaran sebuah bisnis. Beberapa contohnya merupakan pembuatan iklan, pamflet, dan video profil perusahaan.

Bahkan, kini pun influencer media sosial berbondong-bondong menggunakan jasa ini untuk produksi konten mereka. Oleh karena itu, bisnis fotografi dan videografi tetaplah relevan hingga saat ini.

Meski industri ini digeluti oleh para profesional, tidak ada salahnya jika Anda memulainya dari nol. Hal pertama yang perlu Anda lakukan merupakan mempelajari ilmunya terlebih dahulu. Anda bisa mencari tempat kursus fotografi atau videografi maupun mengambil sebuah kursus online.

Namun, belajar dan mengasah keterampilan saja tidak cukup. Sebelum mulai memasarkan jasa fotografi maupun videografi, Anda bisa menawarkannya ke saudara atau kenalan yang membutuhkannya secara cuma-cuma. Dengan demikian, Anda dapat membangun portofolio untuk kredibilitas.

  1. Desain Grafis

Selayaknya fotografer dan videografer, jasa desain grafis juga sering dibutuhkan dalam berbagai bidang. Hasil pekerjaannya pun tidak hanya digunakan untuk media cetak, tetapi juga digital.

Orang-orang yang bekerja di bidang desain grafis umumnya memang memiliki latar belakang desain komunikasi visual. Akan tetapi, tidak sedikit juga yang memulainya dari belajar secara otodidak. Anda pun bisa menjadi salah satu dari mereka.

Sebagai permulaan, kenali dulu software-software yang biasanya digunakan untuk desain grafis. Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, dan Corel Draw merupakan beberapa di antaranya. Anda dapat menemukan banyak panduan mengenai aplikasi desain tersebut baik di toko buku maupun platform belajar online.

Setelah menguasai ilmu desain grafis, buatlah sebuah portofolio dalam bentuk website. Hal ini penting dimiliki untuk meningkatkan daya jual jasa Anda.

Janganlah putus asa jika Anda belum mampu melakukan pemasaran karena dana yang tidak memadai. Saat ini Anda bisa memanfaatkan berbagai platform marketplace, Apabila jasa desain grafis Anda sudah berkembang dan memiliki cukup modal, Anda bisa meng-upgradenya menjadi sebuah agensi.

  1. Jasa Pembuatan Konten Media Sosial

Selain website, media sosial merupakan platform yang paling berpengaruh dalam pemasaran online. Akan tetapi, tidak semua bisnis memiliki staf khusus yang bertugas untuk membuat konten bagi akun media sosialnya. Inilah alasan mengapa jasa pembuatan konten media sosial sangat laris.

Namun, tidak sembarang orang mampu melakoni ide bisnis tersebut. Selain harus mampu membuat konten visual, baik gambar maupun video, Anda juga harus memiliki beberapa kemampuan yang termasuk dalam kiat-kiat pemasaran di media sosial.

Di antaranya merupakan mengenali jenis-jenis audiens dan kompetitor bisnis milik klien. Mempelajari tentang latar belakang pangsa pasar klien sangatlah penting sebagai dasar konten yang akan Anda buat. Tanpa melakukannya, Anda tidak hanya akan kesulitan dalam menentukan model konten yang sesuai, tetapi juga hasilnya tidak akan maksimal.

Di samping itu, Anda juga perlu memperhatikan jenis-jenis konten yang terdapat pada media sosial milik para kompetitor sang klien. Tujuannya untuk menghindari konten yang identik. Ditambah lagi, cara ini juga digunakan untuk melihat potensi konsep baru yang dapat diaplikasikan pada media sosial klien.

  1. Admin Media Sosial

Admin media sosial memang bukan ide bisnis baru. Akan tetapi, pengaruhnya terkadang masih dipandang sebelah mata oleh para pelaku usaha kecil.

Padahal, staf dengan tanggung jawab tersebut dapat dianggap sebagai humas perusahaan di era digital ini. Dengan kata lain, posisi ini merupakan perpanjangan tangan untuk merangkul calon konsumen melalui media sosial.

Untuk menjadi seorang admin media sosial, Anda juga harus memahami social media marketing. Namun, kerja keras Anda tak hanya berhenti di situ.

Anda juga perlu mempelajari seluk beluk perusahaan yang merekrut Anda — mulai dari sejarah bisnis hingga produk atau layanannya. Hal ini dibutuhkan agar sikap dan tindakan Anda dapat selaras dengan visi dan misi perusahaan.

  1. Influencer Media Sosial

Bagi Anda yang sering berkecimpung di media sosial mungkin sudah pernah mendengar istilah influencer. Pada dasarnya, influencer media sosial merupakan figur publik di platform-platform pertemanan yang memiliki jumlah pengikut berlimpah.

Sama seperti selebritis, para influencer media sosial juga sering digaet oleh berbagai bisnis untuk memasarkan produk atau jasa mereka. Oleh karena itu, banyak figur berpengaruh yang dapat memiliki penghasilan melalui media sosial.

Dengan daya tarik tersebut, kini banyak orang ingin menjadi influencer online. Jika Anda termasuk salah satunya, langkah-langkah berikut ini dapat membantu Anda untuk mewujudkan impian tersebut.

Hal pertama yang diperlukan merupakan self-branding. Artinya, Anda perlu membuat citra diri yang unik dan solid.

Namun, Anda tidak perlu menyembunyikan jati diri Anda dalam-dalam untuk menciptakannya. Tunjukkanlah interest atau hobi Anda dan dalamilah hal tersebut.

Lalu, dekatkan diri Anda kepada komunitas-komunitas yang terkait dengannya untuk membangun relasi dengan pegiat lainnya. Jika mampu, berkolaborasilah dengan mereka. Dengan kesabaran dan keuletan, cara ini dijamin dapat membuahkan hasil.

Langkah kedua untuk menjadi seorang influencer media sosial merupakan rajin membuat konten untuk akun Anda. Isinya tentu harus konsisten dan relevan dengan interest Anda.

Selain itu, Anda juga tidak dapat melupakan riset kompetitor. Ketahui model konten apa saja yang telah digunakan influencer lain dan ciptakan yang lebih baik.

Tak lupa, buatlah jadwal posting. Selain agar kinerja pembuatan konten Anda lebih terorganisir, audiens juga akan lebih tertarik untuk mengikuti media sosial Anda.

Dan yang tak kalah penting, Anda harus merangkul para pengikut media sosial Anda. Jangan pernah malas untuk berinteraksi dengan mereka.

Akan lebih baik lagi apabila Anda bisa mengikutsertakan mereka dalam posting-posting yang Ada. Sekali-sekali, buatlah posting yang dapat memulai sebuah diskusi. Contohnya dengan memberikan pertanyaan terbuka di akhir sebuah post.

  1. Agensi Pembuatan Website

Tak dapat dipungkiri bahwa di atas media sosial dan platform marketplace, website merupakan faktor terpenting bagi online presence Anda — apalagi untuk tujuan bisnis. Di era yang serba digital ini, perusahaan tanpa website tidak akan dapat bersaing di dalam industrinya.

Akan tetapi, tidak semua pemilik usaha memiliki waktu untuk belajar membangun sebuah website dan mengelola kebutuhan teknis terkait. Karena alasan tersebut, agensi pembuatan website menjadi alternatif utama.

Memulai bisnis dengan peluang besar ini tentunya merupakan salah satu opsi utama bagi orang-orang yang mengenyam pendidikan IT. Akan tetapi, pintunya masih terbuka bagi Anda yang memiliki latar belakang lain. Hanya saja, perjalanan Anda akan lebih panjang lagi. Mengapa demikian?

Sebenarnya, Anda bisa mempelajari dasar-dasar pemrograman website secara otodidak melalui buku maupun tutorial online tentang pemrograman website.

Akan tetapi, pembuatan situs juga melibatkan beragam hal lain, seperti pengetahuan tentang  kinerja database. Ditambah lagi, Anda perlu memahami macam-macam workflow yang digunakan secara umum untuk dapat bekerja dengan web developer lainnya. Pada titik ini, Anda mau tak mau harus mengambil kuliah IT.

Kerja keras Anda juga tidak berhenti di situ. Jika ingin menjalankan agensi pembuatan website, tugas Anda tidak hanya menciptakan website untuk klien, tetapi juga mengurus layanan web hosting mereka.

  1. Blogger

Apakah menulis merupakan salah satu hobi Anda? Jika ya, Anda mungkin akan tertarik untuk menjadi seorang blogger.

Jangan salah sangka. Blogging bukan sekedar kegiatan untuk menyalurkan minat semata, tetapi juga dapat menjadi mata pencaharian.

Sebagai contoh, blogger Michelle Schroeder-Gardner menghasilkan $1.500.000 dari blognya, Making Sense of Cents, pada tahun 2018.

Anda pun bisa meraup pendapatan dengan menjadi penulis blog. Namun, perlu diketahui bahwa penghasilan blogger tidak berasal dari tulisannya sendiri.

Ada beragam cara untuk menghasilkan uang dari blog. Yang pertama dan salah satu yang paling umum merupakan menggunakan Google AdSense.

Google AdSense merupakan platform yang memungkinkan Anda untuk meletakkan banner iklan di titik-titik tertentu pada blog Anda. Kabar baiknya, platform ini tidak menuntut biaya — malahan, Anda yang dibayar.

Penasaran dengan caranya? Google AdSense menggunakan sistem pay-per-click. Artinya, Anda akan dibayar setiap ada pengunjung blog yang meng-klik iklan dari Google AdSense. Bayaran yang ditawarkan di Indonesia berkisar antara $0,01 hingga $5.

Selain AdSense, Anda juga dapat menjual produk sebagai sumber penghasilan, baik itu berbentuk fisik maupun digital. Ebook, misalnya. Namun, perlu Anda ingat bahwa produk yang dijual harus terkait dengan topik blog Anda dan dibutuhkan oleh para pembaca.

  1. Bergabung dengan Program Afiliasi

Sebelumnya telah dibahas mengenai peran influencer media sosial dalam pemasaran bisnis. Akan tetapi, sebenarnya Anda juga dapat menghasilkan uang dengan membantu pemasaran pelaku usaha lain tanpa menjadi seorang public figure.

Hal tersebut bisa dilakukan jika Anda mengikuti program afiliasi. Belum pernah mendengar tentangnya? Ikutilah penjelasan berikut ini.

Dalam sebuah program afiliasi, Anda mempromosikan produk atau jasa seseorang dengan referral link sebagai sarananya. Link inilah yang menjadi asal pendapatan Anda. Dari setiap pembelian yang dilakukan melalui link tersebut, Anda akan mendapatkan komisi.

Lalu, apa yang perlu dilakukan dengan link ini? Selanjutnya, Link tersebut Anda letakkan di posting blog, media sosial, atau video YouTube yang relevan dengan barang atau layanan yang Anda rekomendasikan.

Untuk alasan di atas, Anda perlu memiliki online presence yang solid sebelum mencari program afiliasi  meskipun bukan seorang influencer. Dengan kata lain, setidaknya Anda harus memiliki sejumlah pengikut yang tertarik dengan produk atau jasa yang dipromosikan. Tanpa mereka, usaha Anda sia-sia bukan?

Nah, ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk mengikuti program afiliasi. Pertama, carilah perusahaan yang menawarkan program tersebut secara langsung.

Kedua, Anda bisa menggunakan perantara online seperti Commission Junction. Dengan mendaftar, Anda akan menemukan berbagai macam perusahaan yang menawarkan program afiliasi.

Di samping kedua cara tersebut, ada satu hal lagi yang penting untuk diingat apabila Anda ingin bergabung dalam sebuah program afiliasi. Sebaiknya Anda mengenali niche atau industri perusahaan yang menawarkan program tersebut. Ditambah lagi, Anda harus menggunakan dan memahami produknya.

  1. Bucket

Seperti scrap frame, usaha bucket juga ramai karena bisa digunakan sebagai hadiah. Tetapi bucket disini memiliki arti luas. Jika sebelumnya bucket berkaitan erat dengan bunga, sekarang bucket bisa dikreasikan dan diisi dengan snack ataupun barang lain. Anda bisa cari referensi ide bisnis makanan, agar semakin banyak referensi yang bisa anda buat pada bisnis yang Anda jalankan.

Walaupun ada beberapa bisnis yang terlihat sepele, tetapi Anda harus tetap optimis bahwa usaha yang Anda jalankan akan berkembang. Untuk itu, mulai dari awal lakukan pembukuan, tujuannya agar anda memiliki data untuk mengembangkan bisnis anda.

Untuk memudahkan pembukuan Anda bisa gunakan aplikasi keuangan. Anda bisa download aplikasi BukuWarung untuk memudahkan mendata semua pemasukan dan pengeluaran dari bisnis anda.

Selain beberapa contoh di atas, Anda juga bisa menciptakan sendiri ide usaha kreatif kekinian dengan menganalisis peluang di sekitar Anda.

  1. Tanaman Hias

Di tengah pandemi ini bisnis tanaman hias semakin meroket. Banyak orang yang memilih mengurus tanaman di tengah kegiatan yang semuanya harus dilakukan di rumah.

Ini jadi peluang bisnis yang menarik. Tidak hanya tanaman yang bisa dijual, Anda bisa tawarkan juga obat tanaman, pengiklap daun, pot maupun media dari tanaman itu sendiri. Manfaatkan media sosial sebagai media promosi, buat foto sebagus mungkin untuk menarik pembeli.

  1. Musisi

Anda bisa loh menjadi musisi tanpa harus menggunakan panggung yang megah dan besar. Anda bisa memulainya menjadi musisi cover. Upload musik yang Anda cover di platform seperti Youtube atau Instagram. Lalu darimana penghasilannya?

Untuk Youtube Anda bisa mendapat penghasilan dari Adsense, untuk Instagram Anda bisa mendapatkan penghasilan dari Endorse. Selain itu, jika banyak orang yang menyukai konten Anda, bukan tidak mungkin Anda akan mendapatkan job off air mengisi di event tertentu.

Artikel Terkait

Leave a Comment